• Jln. Kebo Iwa No 35 Denpasar
  • 0361420940
  • info@padangsambiankaja.desa.id
INFO
  • Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Padangsambian Kaja

Pengisian BPD Padangsambian Kaja dari Unsur Keterwakilan Wilayah Dukuh Sari, Pagutan, dan Batukandik

29 April 2019 Administrator Berita Desa
Pengisian BPD Padangsambian Kaja dari Unsur Keterwakilan Wilayah Dukuh Sari, Pagutan, dan Batukandik

Pelaksanaan Musyawarah Perwakilan Masyarakat dalam rangka Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padangsambian Kaja Periode Keanggotaan 2019-2025 kembali berlanjut untuk 3 (tiga) wilayah dusun yaitu Dukuh Sari, Pagutan, dan Batukandik. Musyawarah dilangsungkan pada Minggu, 28 April 2019 di Bale Dusun Dukuh Sari, Bale Banjar Pagutan dan Bale Banjar Batukandik dan dihadiri oleh perwakilan masyarakat di masing-masing dusun tersebut.

Untuk wilayah Dusun Dukuh Sari, musyawarah perwakilan masyarakat dilaksanakan dengan pola voting dengan 2 (dua) calon anggota BPD yaitu Drs. I Wayan Suaba dan I Nyoman Djana, BA, dan diikuti oleh 75 warga Dukuh Sari. Hasil voting menetapkan I Nyoman Djana, BA sebagai calon anggota BPD terpilih untuk keterwakilan wilayah Dukuh Sari dengan 44 suara. Beberapa warga Dukuh Sari mempertanyakan mekanisme dan legalitas pembentukan Panitia Pengisian BPD yang menurut pengetahuan dari yang bersangkutan tidak seharusnya dibentuk oleh Perbekel, namun tidak menyampaikan dasar hukum yang jelas atas pertanyaan tersebut.

Dalam hal ini dapat dijelaskan dan ditegaskan bahwa pembentukan dan legalitas Panitia Pengisian BPD Padangsambian Kaja telah sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku khususnya yang mengatur tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sesuai ketentuan Pasal 9 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa, bahwa Pengisian BPD dilaksanakan oleh panitia yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Pada Pasal 9 ayat (1) Peraturan Daerah Kota Denpasar No. 6 Tahun 2017 tentang Badan Permusyawaratan Desa juga diatur bahwa panitia pengisian BPD ditetapkan dengan Keputusan Perbekel. Secara teknis pengisian BPD juga telah diatur dalam Peraturan Walikota Denpasar No. 41 Tahun 2018. Khusus di Desa Padangsambian Kaja, telah diatur juga mengenai pengisian BPD pada Peraturan Desa Padangsambian Kaja No. 3 Tahun 2019 tentang Keterwakilan Wilayah, Keterwakilan Perempuan, Persyaratan Anggota, dan Tata Cara Pengisian BPD. Atas dasar hukum tersebut Panitia BPD yang dipilih melalui Musyawarah Desa ditetapkan dengan Surat Keputusan Perbekel Padangsambian Kaja No. 188.45/44/Kep/2019 tentang Penetapan Panitia Pengisian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Padangsambian Kaja Masa Bhakti 2019-2025.

Fungsi, Tugas, dan Wewenang  BPD juga telah diatur dengan jelas dalam peraturan dan perundang-undangan. Kedudukan BPD di Desa adalah sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pemerintahan sebagaimana diatur pada Pasal 4 ayat (1) Peraturan Walikota Denpasar No. 41 Tahun 2018. Demikian disampaikan untuk menjadi tambahan pengetahuan dan pengertian di kalangan warga Desa Padangsambian Kaja, agar menjadi warga desa yang benar-benar melek informasi dan tidak asal menyampaikan informasi apalagi terkait dengan sesuatu yang memiliki dasar hukum yang sah yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di Dusun Pagutan pelaksanaan musyawarah perwakilan masyarakat berlangsung meriah dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, dihadiri sejumlah 153 orang dan dilaksanakan dengan mekanisme voting dengan 7 (tujuh) calon anggota BPD yaitu A.A. Made Angga Hartayana, I Wayan Sutama Putra, I Wayan Sumantra, I Gede Suantara, I Ketut Suweta, I Nyoman Suwirta, dan A.A. Kompiang Wirawan. Hasil akhir voting menetapkan A.A. Made Angga Hartayana sebagai calon anggota BPD terpilih untuk keterwakilan wilayah Pagutan dengan 63 suara. A.A. Made Angga Hartayana adalah tokoh muda Desa Padangsambian Kaja yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Wira Dharma Desa Padangsambian Kaja.

Pada malam harinya pelaksanaan musyawarah perwakilan masyarakat dilaksanakan di Dusun Batukandik diikuti oleh krama Banjar Batukandik dan Banjar Gunung Sari. Kedua banjar tersebut berada dalam  satu wilayah Dusun Batukandik. Sebanyak 103 orang mengikuti proses musyawarah yang dilaksanakan dengan mekanisme voting/pemungutan suara untuk 5 (lima) calon anggota BPD, yaitu I Gusti Putu Parwaka, A.A. Putra Asmara, I Made Suyasa, I Putu Teguh Kamajaya, Ni Wayan Sarining Sinom. Hasil akhir penghitungan suara menetapkan I Putu Teguh Kamajaya sebagai calon anggota BPD terpilih untuk keterwakilan wilayah Batukandik dengan 71 suara.  I Putu Teguh Kamajaya adalah tokoh muda Desa Padangsambian Kaja dan memiliki usaha di bidang kuliner.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui oleh Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar